Teknik Dasar Friction
Friction
Manipulasi friction adalah manipulasi dengan cara menggerus.
Tujuannya adalah menghancurkan myoglosis yaitu timbunan dari sisa-sisa
pembakaran yang terdapat pada otot dan menyebabkan pengerasan serabut otot.
Menggerus dengan menggunakan jari jempol (jari yang paling kuat), kepalan tangan, pangkal telapak tangan atau dengan siku tangan. Bertujuan untuk melancarkan system sirkulasi darah, menimbulkan hiperamia, pembesaran serabut otot dari refleks vaskuler, hormonal dan syaraf, baik untuk schele post trauma (regenerasi jaringan) dan akan mengurangi rasa nyeri otot.
Caranya adalah:
- Dilakukan gerakan menggerus, dapat juga gerakan menggosok keras, bisa melingkar, membuat arah gerakan seperti kabel telepon, dekerjakan pada tempat-tempat disekitar sendi, tendon dan daerah yang sempit yang tidak mungkin dilakukan dengan petrissage.
- Gerakkan tangan dengan ibu jari, ujung-ujung ke 2 dan ke 3 jari dengan posisi jari merapat, dapat dengan tapak tangan, bila perlu dengan siku.
- Bila dosis-dosis dianggap kurang kuat, bisa dibantu dengan tekanan tangan diikuti dengan berat badan.
Efek dari friction adalah:
- Merangsang bagian yang lebih dalam.
- Menghancurkan mygelose atau kekerasan pada jaringan, melepas perlengketan antara jaringan, sebeb hal tersebut dapat mengganggu kelancaran peredaran darah.
- Pada gerakan friction dikombinasikan dengan shaking yang dilakukan kurang lebih 15 detik sangat berhasil untuk menghilangkan hal-hal yang pathologis pada kekerasan otot.
Komentar
Posting Komentar