PERAN GURU DAN MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN KESEHATAN
1.PERAN GURU
Guru merupakan suatu profesi yang selalu berkaitan dengan pendidikan anak-anak bangsa. Ia harus memiliki banyak pengetahuan dan keterampilan serta menguasai bahan ajar yang terdapat dalam kurikulum untuk diajarkan kepada siswa.
Sebagai seorang pendidik guru merupakan panutan untuk ditiru dan diteladani oleh siswa baik dari sikap, perilaku, budi pekerti, berakhlak mulia, tekun dan mau belajar. Berharap agar membentuk kepribadian siswa di masa yang akan datang.
Disisi lain peran guru dikatakan memiliki peran ganda. Kenapa demikian?
Karena guru merupakan pendidik untuk menciptakan sikap dan perilaku yang bernilai moral dan agama serta sebagai pengajar yang bertujuan untuk menyampaikan bahan ajar, menentukan alat evaluasi belajar yang digunakan untuk menilai hasil belajar siswa.
Selain itu juga peran guru bagi program kesehatan juga penting bagi siswa siswa nya karena guru juga yang bisa membawa siswa nya ke arah yang baik bagi kesehatan siswa nya. Berikut peran dalam program kesehatan
Dari hal diatas, sudah jelas bahwa guru memiliki peran dan tugas yang sangat penting dalam mendidik dan mengajarkan siswa. Adapun peran dan tugas guru tersebut ialah:
1. Guru sebagai pendidik kesehatan bagi siswa
Sebagai seorang pendidik guru memiliki tugas untuk mengembangkan kepribadian dan membina budi pekerti serta memberikan pengarahan kepada siswa agar menjadi seorang anak yang berbudi luhur, dan juga bisa mendidik siswa menjadi hidup yang lebih sehat lagi.
2.Guru sebagai pengajar kesehatan bagi siswa
Mengajar yaitu memberikan ilmu pengetahuan kepada siswa, melatih keterampilan, memberikan pedoman, bimbingan, merancang pengajaran, melaksanakan pembelajaran dan menilai aktivitas pembelajaran,dan mengajar kan siswa menjadi orang yang sehat.
3.Guru sebagai fasilitator kesehatan bagi siswa
Tugas utama guru sebagai fasilitator adalah memotivasi siswa, menyediakan bahan pembelajaran, mendorong siswa untuk mencari bahan ajar, membimbing siswa dalam proses pembelajaran dan menggunakan ganjaran hukuman sebagai alat pendidikan, dan selalu menyediakan fasilitas untuk siswa nya yng terkena penyakit.
4.Guru sebagai pelayanan kesehatan bagi siswa
Pelayanan disini berarti memberikan suatu kenyamanan terhadap siswa dalam belajar.
Tugas guru sebagai pelayanan yaitu menyediakan fasilitas pembelajaran dari sekolah seperti ruangan, meja, kursi, papan tulis, alat peraga dan lainnya serta memberikan layanan sumber belajar agar siswa nyaman dan aman dalam belajar, dan guru juga harus selalu melayani siswa siswa yang sakit di sekolah dan harus selalu mengobati siswa yang sakit.
5.Guru sebagai perancang kesehatan bagi siswa
Guru sebagai perancang bertugas untuk menyusun program pengajaran dan pembelajaran sesuai ajaran dalam kurikulum, menyusun rencana mengajar, menentukan strategi atau metode yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar,dan sebagai perancang juga supaya sekolah yang di tepati tidak terserang penyakit
6.Guru sebagai pengelola kesehatan bagi siswa
Dalam perannya sebagai pengelola, guru bertugas untuk melaksanakan adminitrasi kelas seperti mengisi buku presensi siswa, daftar nilai siswa, mengisi raport dan sebagainya.
Bahkan guru harus memiliki rencana mengajar, program semesteran, program tahunan dan silabus serta melaksanakan presensi kelas, dan memilih strategi dan metode pembelajaran yang efektif, dan bisa mengelola hal hal kecil sedikit pun menjadi hal yang besar dan berguna bagi kesehatan.
7.Guru sebagai penilai kesehatan bagi siswa
Penilaian adalah suatu kegiatan yang dilakukan setelah proses belajar guna untuk memberikan hasil belajar siswa tugas guru sebagai penilai yaitu menyusun tes dan instrumen penilaian, melaksanakan penilaian terhadap siswa secara objektif, mengadakan pembelajaran remedial dan mengadakan pengayaan dalam pembelajaran, dan bisa menilai mana siswa yang berpenyakit dan mana yang sakit dan bisa langsung mencegah nya.
2.PERAN MASYARAKAT
Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan mereka juga mempunyai kewajiban untuk mengembangkan serta menjaga keberlangsungan penyelenggaraan proses pendidikan, sebagaimana diamanatkan oleh Undang – Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 BAB IV yang didalamnya memuat bahwasannya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan keluarga. Masyarakat juga dapat terlibat dalam memberikan bantuan dana, pembuatan gedung, area pendidikan, teknis edukatif seperti proses belajar mengajar, menyediakan diri menjadi tenaga pengajar, mendiskusikan pelaksanaan kurikulum, membicarakan kemajuan belajar dan lain-lain. Banyak hal yang bisa disumbangkan dan dilakukan oleh masyarakat untuk membantu terlaksananya pendidikan yang bermutu, mulai dari menggunakan jasa pelayanan yang tersedia sampai keikutsertaannya dalam pengambilan keputusan. Peran serta masyarakat dalam peningkatan mutu sekolah mencakup seluruh stake holder (orang tua, masyarakat dan komite sekolah)
1.Peran Serta Orang tua
Orang tua adalah salah satu mitra sekolah yang dapat berperan serta dalam pembelajaran, perencanaan/pengembangan maupun dalam pengelolaan kelas yang dapatmeningkatkan suatu mutu pendidikan sekolah.
2.Peran Serta Masyarakat
1.Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan.
2.Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber pelaksana dan pengguna hasil pendidikan.
Komentar
Posting Komentar